Saat menyiram kloset dan air tidak mau turun, kepanikan pasti melanda. Namun, sebelum Anda memanggil jasa perbaikan, penting untuk mengetahui akar masalahnya: apakah saluran pembuangannya yang tersumbat (mampet) atau penampungan (septic tank) yang memang sudah penuh?
Meskipun gejalanya mirip, penanganannya berbeda. Berikut cara membedakannya:
Tanda-Tanda Saluran Mampet (Tersumbat):
- Air turun perlahan tapi pasti: Biasanya disebabkan oleh sumbatan benda asing (tisu, rambut, mainan anak) di leher angsa atau pipa.
- Masalah hanya di satu titik: Jika kloset lantai bawah mampet tapi kloset lantai atas lancar, kemungkinan besar itu hanya sumbatan lokal pada pipa, bukan septic tank penuh.
- Terjadi tiba-tiba: Kemarin lancar, tiba-tiba hari ini macet total setelah ada sesuatu yang masuk.
Tanda-Tanda Septic Tank Penuh:
- Bau menyengat: Tercium bau tinja yang kuat di sekitar lubang udara septic tank atau dari lubang kloset.
- Semua saluran bermasalah: Tidak hanya kloset, terkadang saluran air kamar mandi juga menjadi lambat karena pembuangan akhir sudah tidak bisa menampung air lagi.
- Sudah lama tidak disedot: Jika Anda ingat terakhir kali menyedot WC adalah lebih dari 3 tahun lalu, besar kemungkinan tangki Anda sudah penuh dengan lumpur padat.
Solusinya? Jika mampet karena sumbatan, kami memiliki alat pelancar saluran tanpa bongkar. Jika septic tank penuh, armada truk tangki kami siap melakukan penyedotan hingga tuntas.
Bingung menentukan masalahnya? Konsultasikan gratis dengan tim Jasa Sedot WC Jabodetabek melalui WhatsApp.


